Minggu, 04 Oktober 2009

tentang syair

Ditangisinya dirinya saat membaca Qur an surat assyuara yang mengancam para penyair
Menutup kesenangan membaca syair dan keinginan untuk menuliskannya dalam arus kehidupannya
Hingga di sadarinya bacaanya baru sepenggal,
Hingga ingatlah ia dalam perjanjiannya dengan tuhannya sebelum lahir ke muka Bumi
Alastu birobikum ,qolu bala sahidna
Berbungalah hatinya membaca sepenggal lagi Qur an surat Assyuara tentang syair
Tak ada salah para penyair yang banyak mengingat dan menyebut nama
Allah.

teguran

Tuhan telah menegurku berkali-kali
Lewat Angga yang patah kedua kakinya
Gegar otaknya
Dari Hercules yang terjatuh

Cinta

Cinta 1
Cinta , bukan hiasan atau sekedar kata
Ia tersimpan di dalam setiap hati,,
Dan hidup saat kau hidupkan.


Cinta 2
Cinta itu untuk apa
kalau kau jadikan dendam,,
hingga kau bakar hatimu sendiri

Cinta3
Cinta memelukmu dari kesesatan diri
Cinta meraihmu dari kenistaan abadi
Cinta mendambamu dari rindu tak bertepi

Cinta 4
Cinta apa yang kita tanam
Cinta apa yang kita katakan
Kalau kita hianati sang Maha pecinta.